April 17, 2008

Kelainan Kulit Akibat Alergi Obat

Tanya:

Dokter yang terhormat, saya ingin mengetahui berbagai kelainan kulit akibat alergi obat dan obat-obat apa saja yang bisa menyebabkan hal tersebut, karena saya pernah mendengar ada alergi obat yang bisa menimbulkan kematian. Bagaimana cara pencegahannya agar kita terhindar dari alergi obat tersebut? Terimakasih

Sany, Pontianak

Jawab:

Adik Sany kasus alergi obat dewasa ini sering terjadi mulai dari yang gejala ringan berupa bercak merah gatal sampai gejala yang sangat berat berupa pengelupasan kulit dan mukosa serta kerusakan berbagai organ yang dapat mengancam jiwa bahkan dapat menimbulkan kematian.

Erupsi obat alergi pada kulit atau daerah mukokutan yang terjadi akibat pemberian obat secara sistemik yang masuk ke dalam tubuh melalui mulut, hidung, vagina, dan suntikan. Reaksi kulit terhadap obat dapat terjadi melalui mekanisme inunologi dan non imunologi. Erupsi obat alergi terjadi melalui mekanisme imunologik, secara umum terdapat empat tipe reaksi alergi yaitu: reaksi anafilaktik, reaksi sitotoksik, reaksi komplek imun, dan reaksi alergi selular tipe lambat.

Secara klinis erupsi alergi obat dapat menampakkan berbagai bentuk, alergi terhadap satu macam obat dapat memberi gambaran klinis yang beraneka ragam, sebaliknya gambaran klinis yang sama dapat disebabkan oleh alergi berbagai macam obat. Berikut ini berbagai kelainan kulit akibat alergi obat:

1. Syok anafilaksis

Syok anafilaksis merupakan reaksi alergi tipe cepat, obat yang masuk ke dalam badan dapat menimbulkan reaksi cepat berupa syok kadang tidak terdapat kelainan kulit. Obat yang sering menimbulkan syok anafilaksis antara lain obat suntik golongan penisilin. Untuk menghindari hal tersebut maka setiap hendak menyuntikkan obat maka selalu dilakukan skin tes. Bila pada skin tes tampak edema maupun kemerahan yang meluas disekitar tempat yang suntikkan maka sebaiknya tidak dilakukan penyuntikkan karena dapat menimbulkan syok anafilaksis.

2. Urtikaria

Bentuk alergi obat tipe cepat yang lain adalah tipe urtikaria. Urtika atau biduran berupa bentol bentol merah terasa panas dan gatal muncul setelah beberapa saat minum obat tertentu. Obat yang sering menimbulkan urtikaria antara lain bebrapa jenis antibiotik dan analgesik.

3. Fixed Drug Eruption

Erupsi kulit akibat alergi obar tipe ini selalu muncul kelainan kulit di tempat yang sama. Kelainan kulit berupa kulit kemerahan, vesikel/bula atau ulkus biasanya terjadi pada kemaluan atau bibir. Bila sembuh akan meninggalkan bercak hitam/hiperpigmentasi yang sering menetap/sulit hilang. Kelainan kulit ini akan muncul di tempat yang sama bila minum obat yang sama pernah menyebabkan alergi. Berbagai obat yang dapat menyebabkan FDE antara lain: obat-obat golongan barbiturat, sulfonamid, tetrasiklin, salisilat dan NSAID (berbagai obat eanalgesik dan antiinflamasi).

4. Tipe makulopapular

Erupsi obat tipe makulopapular ditandai dengan kemerahan pada kulit yang tersebar pada seluruh badan dengan berbagai ukuran. Kulit terasa gatal dan panas. Obat yang sering menimbulkan alergi tipe ini antara lain golongan antibiotik dan obat penghilang nyeri serta beberapa jenis obat tranquilizer.

5. Eritroderma

Erupsi kulit akibat alergi obat berbentuk eritroderma dermatitis eksfoliatif ditandai dengan kemerahan seluruh badan disertai pengelupasan kulit berbentuk sisik seluruh tubuh Penderita sering demam dan menggigil. Berbagai obat yang sering menimbulkan antara lain golongan antibiotik, obat penghilang rasa nyeri/analgesik.

Sindrom Steven Johson dan Toksik Epidermal Nekrolizing

Sindrom Steven Johnson (SJS) dan toksik epidrmal nekolizing (TEN) merupakan kasusalergi obat yang berat dan dapat menimbulkan kematian. Pada kasus SJS dan TEN ditandai dengan pengelupasan kulit epidermal.

Seluruh tubuh dan peradangan berat pada seluruh jaringan mukosa, penderita demam tinggi. Diagnosis kedua penyakit ini sering overlap namun untuk kasus TEN biasanya lebih berat yaitu adanya pengelupasan epidermal kulit lebih dari 30% luas tubuh.

Pada SJS kulit badan mengelupas semua dan berdarah disertai mulut dan bibir dan kemaluan berdarah-darah dan matanya juga berdarah serta lengket sedangkan pada TEN keluhan kulit seperti luka bakar hampir seluruh tubuh. Kulit tampak terbakar hitam disertai luka-luka pada mulut, kemaluan dan tidak dapat menelan makanan.

Obat yang sering menyebabkan SJS dan TEN antara lain: golongan sulfa, alopurinol, karbamazepin, penilbutazon, piroksikam, aminopilin.

Beberapa langkah untuk menghindari alergi obat antara lain:

1. Bila seseorang minum obat tertentu dan merasakan sesuatu yang tidak nyaman baik berupa gatal, kemerahan, bentol-bentol, demam, menggigil adalah menghentikan pemakaian obat tersebut. Kulit adalah etalase tubuh jadi bila ada sesuatu yang tidak beres dibadan reaksi akan tampak di kulit.

2. Jangan memakai obat yang tidak diketahui manfaatnya yang hanya berdasarkan kata orang yang tidak tahu tentang obat, karena anda dapat minum obat yang sama namun merk dagangnya berbeda. Ingat alergi obat ini dapat terjadi bukan hanya akibat dari obat yang diresepkan namun juga obat-obat herbal/tradisional karena obat ini sering juga dicampur dengan obat anti nyeri.

3. Bila terjadi muncul reaksi yang tidak diinginkan hubungi dokter yang memberikan obat tersebut sehingga segera dapat diambil langkah untuk mengantisipsinya.

4. Bila anda sudah dinyatakan dicurigai alergi obat tertentu maka kemanapun anda berobat harus memberitahukan kepada dokter/paramedis agar tidak diberikan obat yang isinya sama karena akan menyebabkan reaksi yang lebih berat.

Pada kasus alergi obat penderita harus segera menghentikan obat yang dicurigai, dan harus segera hubungi dokter untuk mendapatkan pengobatan. Pada kasus dermatitis eksfoliatif SJS dan TEN penderita harus dirawat inap dan mendapatkan penangan yang cepat.

Berdasarkan hal di atas berhati-hatilah dalam pemakaian obat, karena obat dapat menjadi bumerang tidak menyembuhkan namun dapat meracuni.

Ingat bahwa obat hanyalah sarana membantu penyembuhan, yang penting jagalah kesehatan dengan gaya hidup yang sehat dan benar karena pepatah bijak mengatakan hati yang gembira adalah obat, tetapi semangat yang patah keringkan tulang.

Demikianlah bila kurang jelas atau diantara para pembaca ada yang ingin bertanya tentang masalah kulit dan kelamin dapat menghubungi:hp 0818464018 atau pontianak post atau poli Kulit dan Kelamin RS Soedarso/ RS Antonius atau apotek Mitra jl Jend Urip.

Team Pengasuh

 

Sumber : Pontianak Post Online

Tags: , ,
Permalink • Print • Comment

Trackback uri

http://dhealthweb.com/alergi/kelainan-kulit-akibat-alergi-obat-410/trackback

Related Entries

Leave a Comment

You must be logged in to post a comment.