February 14, 2008
Bayi Tabung
Masalah :
Dokter, istri saya sudah kedua kalinya hamil di luar kandungan. Dua kali dioperasi, terakhir minggu lalu. Jadi dua saluran telurnya sudah hilang. Namun kata dokter kami masih bisa punya anak dengan cara bayi tabung, benarkah itu? Bagaimana caranya? Terima kasih.
Budi di Bandung
Jawaban :
Pak Budi yang terhormat,
Bayi tabung (IVF-Invitro Fertilization atau ART- Assisted Repruductive Technology - TRB- Teknik Reproduksi Berbantu) memang merupakan jalan keluar bagi pasangan yang istrinya memiliki gangguan pada saluran telur atau gangguan ovulasi. Keberhasilan bayi tabung yang tertinggi yakni apabila pasangan tersebut hanya mempunyai masalah saluran telur yang tersumbat, sedangkan telur dan spema baik.
Caranya, yakni dengan mengunjungi Klinik Fertilitas, misalnya ke Klinik Aster di RS Hasan Sadikin. Di sana pasangan suami istri (pasutri) akan dilayani oleh dokter spesialis Obgin konsultan fertilitas endokrinologi reproduksi (SpOG-KFER). Pasutri akan diminta datang terjadwual, pada saat haid, istri biasanya akan diberi obat untuk menstimulasi indung telur agar menghasilkan telur dalam jumlah yang cukup. Ibu juga akan mendapat obat-obat hormonal agar telur tidak terlalu cepat keluar dan untuk mempersiapkan rahim menerima buah kehamilan.
Ibu akan berkali-kali diperiksa darah untuk melihat keadaan hormonal dan dipatau perkembangan telurnya (folikel) dengan alat sonografi (USG transvaginal). Apabila telur sudah matang dokter akan mengambilnya melalui prosedur khusus. Kemudian telur tersebut dipersatukan dengan sperma suami di laboratorium. Untuk mempertinggi keberhasilan, saat ini sperma disuntikkan ke dalam sel telur. Beberapa hari kemudian sel telur yang sudah dibuahi tersebut akan menjadi embrio. Dua sampai empat embrio akan dimasukkan ke dalam rahim ibu, embrio sisanya dibekukan untuk dipakai kemudian hari bila proses bayi tabung yang sedang berlangsung tidak berhasil. Apabila berhasil, ibu akan hamil dengan kemungkinan hamil kembar. Lama program satu siklus sekitar 4 – 6 minggu.
Dr.dr. Sofie Rifayani Krisnadi, Sp.O.G.
Sumber : Pikiran Rakyat Online
Tags: Bayi Tabung, Dr. dr. Sofie Rifayani Krisnadi, Pikiran Rakyat Onlline






Leave a Comment
You must be logged in to post a comment.