October 20, 2007
Penyakit Bisul pada Anak yang Belum Makan Ikan dan Telur
Masalah :
Assalamua'laikum Wr. Wb.
Anak saya baru berumur 7 bulan dia mempunyai penyakit bisul berulang-ulang kali sedangkan anak saya belum makan telur dan ikan yang meyebabkan penyakit tersebut. Saya memberikan makanan balita yang berlainan merk. Apakah susu juga dapat meyebabkan penyakit bisul tersebut? Untuk itu saya mohon petunjuk dari Dokter produk makanan dan susu apa yang aman untuk diberikan kepada anak saya.
Wassalamu'alaikum,
Purdiyanto
bunga_izzatun at eramuslim.com
Jawaban :
Assalaamu’alaikum wr. wb.
Bapak Purdiyanto, pertama harus diketahui apakah penyakit yang diderita anak bapak ini bisul atau penyakit kulit lainnya. Bisul merupakan salah satu penyakit kulit yang disebabkan oleh kuman. Penyakit ini sering dijumpai pada anak karena daya tahan kulitnya terhadap invasi kuman belum sesempurna orang dewasa. Kelainan berupa masa padat kemerahan berbentuk kerucut, di tengahnya terdapat gelembung bernanah. Kemudian melunak menjadi abses lalu pecah. Biasanya pada bokong, kuduk, ketiak, badan dan tungkai.
Pada anak dengan kecenderungan alergi pada dirinya atau dalam keluarganya dapat terjadi kelainan kulit yang disebut dermatitis atopik. Pada anak usia 2 bulan – 2 tahun kelainannya mula-mula terlihat kemerahan pada kulit, penonjolan kecil di atas permukaan kulit, gelembung berisi cairan, bernanah, pecah dan kemudian berkeropeng. Penyakit ini sering disertai infeksi sekunder. Biasanya terdapat di pipi, lipat siku, lipat lutut dan simetris. Penyakit ini tidak berbahaya, tidak menular tetapi sering kambuh.
Bila penyakit telah dialami berulang-ulang sebaiknya anak diperiksakan ke dokter untuk diketahui kelainan yang terjadi dan diberikan pengobatan yang sesuai.
Usahakan memberikan makanan dengan nilai gizi yang baik dan janganlah menghindari makanan tertentu tanpa dasar yang obyektif. Pantangan terhadap makanan yang mengandung protien dapat menyebabkan anak menderita kekurangan protein.
Wassalaam,
dr. Hilmia Nawawi
Sumber : EraMuslim
Tags: bisul, dr. hilmia nawawi, eramuslim






Leave a Comment
You must be logged in to post a comment.