November 30, 2007

Panu

Masalah :

Assalamu Alaikum Wr Wb,

Dokter, saya punya penyakit kulit yang namanya panu dan itu sudah menyebar

di seluruh badan saya, tapi hanya daerah tertentu hanya bagian badan dan

atas tangan itu sudah terjadi hampir 10 tahun dok, sekarang saya mempunyai

putra apakah kalau masih kecil bayi bisa tetular dok, dan isteri keluarga

saya walau satu sabun dan handuk satu pakaian, tapi gak tertular oh iya anak

saya sudah berumur 19 bln terima kasih dok,

Wassalam

Udin

 

Jawaban :

Wa’alaikum Salam Wr. Wb.

Semoga kita semua dilimpahkan kesehatn baik jasmani maupun rohani. Salam

sehat Mas Udin.

Jamur atau nama lainnya yeast atau fungi, memang sudah sangat lumrah

terjadi di Indonesia ini, sesuai dengan iklimnya dengan kelembaban tinggi.

Panu merupakan salah satu dari penyakit jamur yang bernama Malassezia

furfur. Nama ini diambil dari nama penemunya Louis-Charles Malassez (dari

prancis) pada akhir abad ke-19.

Jamur yang ditemukan sebenarnya normal ditemukan di kulit manusia. Namun

dalam keadaan tertentu, misalnya kulit berkeringat, jamur ini akan membuat

kulit menjadi berubah warna.

Bisa menjadi Hipo-pigmentasi (loss of color) atau Hiper-pigmentasi

(increase in skin color). Sehingga nama lain dari panu, para Dermatologis

menyebutnya Tinea Versicolor.

Prinsip dari pengobatan bagian kulit, yang insya Allah masih dipakai saat

ini adalah pengobatan basah untuk lesi yang basah, pengobatan yang kering

untuk lesi yang kering. Yang menjadi pertaanyaan adalah antara basah dan

kering, itu bagaimana. Para Ahli Farmasi sudah memperhitungkan hal

tersebut. Banyak aplikasi yang telah dibuat untuk satu keadaan di antara

basah dan kering ini. Ada gel, ada salep (unguenta), ada krim (cremores),

ada pasta (pastae) dan ada lotion. Dan masih ada juga yang mengobati luka

basah dengan bubuk (pulvis/powder).

Pada penyakit panu yang Mas derita, kemungkinan besar kering. Bisa terlihat

pada gambar di bawah ini

Penyakit ini termasuk penyakit menular, karena jamur bisa berpindah dari

bagian yang satu ke bagian yang lain. Terutama dari rambut ke kulit

dibawahnya.

Oleh karena itu, terapi tidak hanya pada kulit yang terkena tetapi juga

dari sumbernya, misalnya rambut. Wallahu a'lam bishshawab

dr. Teguh Agus Santoso

 

Sumber : EraMuslim

Tags: , ,
Permalink • Print • Comment

Trackback uri

http://dhealthweb.com/blog/panu-172/trackback

Related Entries

Leave a Comment

You must be logged in to post a comment.