November 1, 2007
Suntik Insulin Saat Liburan
Masalah :
Dokter Ryan, saya penderita diabetes sejak lima tahun lalu, usia 32 tahun, berbadan kurus dan mempunyai dua orang anak. Saya bekerja di kedutaan asing, sedangkan suami saya seorang pengusaha. Sudah sejak lima tahun ini saya tidak berani berlibur jauh-jauh karena saya harus menyuntik sendiri insulin setiap hari untuk penyakit diabetes saya.
Liburan kali ini saya mendapat kesempatan untuk pergi ke Eropa selama dua minggu. Saya belum pernah bepergian sejauh ini. Saya agak merasa khawatir karena penyakit yang saya derita. Bagaimana dengan pengaturan makanan saya nanti? Saya juga khawatir bila sampai sakit di perjalanan.
Suami saya berencana untuk mengajak saya mengunjungi berbagai kota di Eropa. Saya amat senang, namun saya harus mempersiapkan sepatu dan pakaian yang sesuai untuk perjalanan jauh ini. Kami berencana akan berangkat pada bulan Desember nanti.
Apakah dokter dapat membantu saya mempersiapkan agar perjalanan yang amat saya nantikan ini tidak terganggu oleh penyakit saya? Bagaimana dengan penyuntikan insulin apakah harus saya teruskan selama perjalanan nanti?
Patut dokter ketahui bahwa pada umumnya gula darah saya terkontrol dengan baik. Saya memeriksa gula darah saya secara teratur dengan glukometer dan setiap dua bulan di laboratorium.
Fungsi ginjal saya juga baik namun di air seni saya ditemukan protein. Sekarang ini saya dianjurkan untuk mengonsumsi makanan sebanyak 1.700 kalori dan berolahraga secara teratur. Suntikan insulin saya Humulin.
Bolehkah saya membawa glukometer dan insulin serta jarum insulin selama bepergian?
Nabila – Bandung
Jawaban :
Ny. Nabila yang akan berlibur, penderita diabetes diharapkan dapat hidup secara normal. Maksudnya dia dapat produktif, bekerja, sekolah, dan juga sudah barang tentu dapat menikmati liburannya. Mudah-mudahan Anda dapat menikmati liburan yang sudah lama direncanakan bersama suami. Nah, ada beberapa hal yang mungkin dapat dipersiapkan sebelumnya.
Saya anjurkan Anda berkonsultasi dengan dokter Anda mengenai rencana bepergian ini agar dokter Anda kelak dapat membantu menyediakan obat (insulin dan lain-lain), alat suntik, kapas steril, dan sebagainya.
Dia mungkin juga dapat memberikan surat keterangan singkat tentang penyakit Anda sehingga bila diperlukan baik oleh pihak berwenang, pihak penerbangan, ataupun petugas kesehatan, pernyataan kesehatan Anda telah tersedia dengan baik.
Patut Anda ketahui bahwa Anda dapat meminta diet khusus untuk penerbangan sewaktu memesan tiket penerbangan. Perusahaan penerbangan tidak hanya menyediakan diet biasa, tetapi juga menyediakan diet khusus sesuai dengan keperluan penumpang.
Cobalah Anda perhatikan porsi makanan dan komposisi setiap hari yang Anda konsumsi. Ini penting untuk kelanjutan diet Anda di perjalanan. Anda boleh mengonsumsi lebih banyak kalori daripada biasa, bila kegiatan fisik Anda memang lebih daripada biasanya.
Penderita diabetes seperti Anda ketahui, harus menjaga kebersihan badan termasuk kulit dan kaki. Karena Anda akan bepergian di musim panas, saya rasa sebaiknya Anda cukup menyediakan pakaian yang tipis dan menyerap keringat. Untuk mencegah lecet jika berjalan banyak, gunakan sepatu untuk berjalan kaki yang sesuai.
Penerbangan lama akan mengakibatkan sirkulasi darah ke daerah kaki kurang lancar. Karena itu, ada baiknya Anda melakukan senam selama penerbangan. Petunjuk melakukan senam di udara selama penerbangan biasanya dapat diperoleh dari perusahaan penerbangan.
Penyuntikan insulin harus diteruskan. Anda rupanya telah mempunyai obat, alat suntik, bahkan alat pemantau gula darah. Ini baik sekali. Insulin pada suhu kamar pada umumnya dapat bertahan selama 4-6 minggu. Namun demikian, dianjurkan di tempat tujuan Anda menyimpan insulin di lemari pendingin pada suhu yang sejuk antara 2o-8oC.
Saya harap Anda sudah mempunyai asuransi kesehatan. Jika belum ada baiknya selama bepergian Anda mengikuti asuransi perjalanan mengingat biaya berobat di luar negeri amatlah mahal. Ini untuk menjaga jika Anda jatuh sakit di perjalanan.
Rencanakanlah perjalanan Anda dengan baik sehingga Anda tidak terlalu lelah dan dapat makan pada waktunya. Anda tentu telah memahami risiko hipoglikemi (gula darah rendah) jika Anda menggunakan insulin.
Jadi, saya berharap penyakit diabetes Anda tidak akan mengurangi kegembiraan Anda berdua dalam menikmati liburan. Selamat berlibur!
Dr. Ryan Thamrin
Sumber : Wanita Indonesia
Tags: diabetes, Dr. Ryan Thamrin, wanita indonesia






Leave a Comment
You must be logged in to post a comment.