October 17, 2007

Gizi dari Telur

Tanya:

Yth dr Dadang,

Dok, anak saya 2 tahun, makannya gampang-gampang susah. Beratnya 13,5 kg. Saat ini dia sudah mulai memilih makanan. Makan kalau tidak memakai telur tidak mau. Jadi setiap hari makan pakai telur. Apakah boleh tiap hari mengonsumsi telur? Apakah ada perbedaan gizi antara telur ayam kampung dan dan ayam negeri?

Ayu-Depok

Jawaban :

Yang terhormat sdri Ayu,

Anak dua tahun biasanya mempunyai berat badan 12,4 kg dan tinggi badan 87,1 cm. Saat ini, anak Anda mempunyai pertumbuhan berat badan lebih untuk anak seusianya.

Anak dua tahun sudah dapat diberikan makanan dewasa yaitu makanan alamiah, gizi seimbang, beragam dan bervariasi. Makanan anak Anda sebaiknya berbentuk lembek, mudah digigit dan dikunyah, serta tidak memakai bumbu merangsang.

Anak dua tahun, memang, harus dibiasakan untuk memilih dan menentukan jenis, ragam dan variasi makanan. Oleh karena itu, anak Anda boleh memilih lauk pauk hewani dan nabati olahan misalnya telur dadar, daging gepuk, ayam goreng, ikan steak, tahu pepes, tempe bacem, sayur kacang merah. Sayuran dan buah-buahan harus diberikan setiap hari.

Telur merupakan makanan sumber protein tinggi dan mengandung hampir semua zat gizi essensial. Protein telur sering dijadikan standar pembanding protein makanan sumber protein lain. Nilai biologis telur adalah 93,7%, sedangkan susu 84,5%, ikan 76% dan daging sapi 74,3%.

Telur tersusun atas 1/3 kuning telur dan 2/3 putih telur. Kuning telur mengandung 50% air dan sepertiga adalah lemak, trigliserida (65,5%), fosfolipid (28,3%) dan kolesterol (5,2%). Putih telur lebih cair mengandung 90% air, protein, karbohidrat, ion anorganik dan tidak mengandung lemak dan kolesterol.

Secara umum kandungan zat gizi telur ayam kampung dan ayam negeri sama. Kandungan zat gizi per 50 gram telur ayam kampung dan ayam negeri sama yaitu energi 85 kalori, protein 7 gram, lemak 6 gram, karbohidrat 0,5 gram, kalsium 27 mg, zat besi 1,4 mg, vitamin A 155 RE.

Kandungan zat gizi telur ayam kampung dan ayam negeri bisa berbeda karena telur ayam kampung lebih kecil dari ayam negeri. Oleh karena itu, apabila anak Anda mengonsumsi telur ayam negeri ukuran besar tentu kandungan zat gizinya lebih besar dibandingkan dengan telur ayam kampung ukuran kecil.

Anak sebaiknya tidak mengonsumsi telur setiap hari. Apabila anak selalu menginginkan telur maka Anda, secara bertahap, harus mengombinasikan telur dengan lauk pauk hewani dan nabati lain, misalnya ayam dan ikan fillet dibungkus telur dadar, atau tahu dan tempe dibungkus telur.

 

Dadang Arief Primana  (Dokter Spesialis Gizi Klinik dan Kedokteran Olahraga)

Sumber : Bisnis Indonesia Online

Tags: , ,
Permalink • Print • Comment

Trackback uri

http://dhealthweb.com/gizi/gizi-dari-telur-68/trackback

Related Entries

Leave a Comment

You must be logged in to post a comment.