April 9, 2008
Penularan Hepatitis
Masalah :
Dokter Ryan yang ganteng,
Kakak saya terkena hepatitis. Rumah kami berdampingan. Dua anak saya biasa main di rumah kakak saya tersebut. Karena kakak saya memiliki anak yang seusia dengan anak-anak saya, 4 dan 9 tahun. Yang jadi masalah, saya takut anak-anak tertular hepatitis. Saya dengar lewat gelas dan piring makanan yang sama-sama digunakan, bisa tertular?
Prita – Joglo
Jawaban :
Hepatitis adalah penyakit peradangan atau gangguan fungsi hati yang disebabkan oleh suatu infeksi atau keracunan. Salah satu gejala yang mudah terlihat pada penderita gangguan fungsi hati adalah kulit dan selaput putih mata yang mungkin akan berubah warna menjadi kuning, sehingga sering disebut oleh masyarakat sebagai penyakit kuning. Warna kuning ini disebabkan oleh cairan empedu yang sudah sangat berlebihan kadarnya di dalam darah.
Penyebab Hepatitis
1. Zat Kimia
Kita selama ini menyangka, penyebab hepatitis adalah virus. Padahal zat kimia pun bisa menyebabkan hepatitis. Zat kimia seperti: karbon tetraklorida, chlorpromazine, chloroform, arsen, fosfor, dan zat-zat lain yang digunakan sebagai obat dalam industri modern. Zat-zat kimia ini kemungkinan tertelan, terhirup atau diserap melalui kulit kita. Hati bertugas menetralkan racun yang ada di darah. Jika terlalu banyak zat kimia di dalam tubuh, daya kerja hat jadi rusak, dan tak dapat menetralkan racun itu.
2. Kuman
Berbagai kuman ada di sekeliling kita. Kuman ini dengan mudahnya masuk ke dalam tubuh melalui makanan dan minuman yang tercemar. Tangan kita yang kotor tak sengaja memegang bibir. Tidak mencuci tangan saat makan. Atau wadah yang tak dibersihkan.
Di dalam alat-alat pencernaan, kuman tersebut berkembang biak dengan cepat. Kuman ini masuk ke dalam hati melalui aliran darah. Kuman ini tinggal di kapiler-kapiler darah hati dan terus menerus menyerang hati, sehingga menimbulkan radang hati.
3. Virus
Penyakit hepatitis paling sering diakibatkan virus hepatitis A,B,C,D, E, G dan TT. Virus ini masuk ke dalam tubuh melalui makanan atau minuman yang tercemar.
Hepatitis A: Hidup sehat dan bersih agar terhindar dari kontaminasi feces penerita. Resiko tertinggi: Pecandu narkotika dan hubungan seks anal.
Hepatitis B
Penularan: jarum suntik atau pisau yang terkontaminasi,sisir, alat cukur janggut ataupun rambut, transfusi darah dan gigitan manusia, hubungan seks dengan penderita yang terinfeksi hepatitis B, Bayi yang lahir dari ibu yang terinfeksi.
Hepatitis C
Penularan Kontak langsung dengan darah , bisa juga dengan jarum atau alat tajam lainnya yang terkontaminasi. Dalam kegiatan sehari-hari banyak resiko terinfeksi Hepatitis C seperti berdarah karena terpotong atau mimisan, atau darah menstruasi, sikat gigi, cukur kumis atau janggut. Perlengkapan pribadi yang terkena kontak oleh penderita dapat menularkan virus Hepatitis C (seperti sikat gigi, alat cukur atau alat manicure). Resiko terinfeksi Hepatitis C melalui hubungan seksual lebih tinggi pada orang yang mempunyai lebih dari satu pasangan. Penderita hepatitis C tidak dapat menularkan Hepatitis C ke orang lain melalui pelukan, jabat tangan, bersin, batuk, berbagi alat makan dan minum, kontak biasa, atau kontak lainnya yang tidak terpapar oleh darah.
Hepatitis D
Penularan melalui hubungan seksual, jarum suntik dan transfusi darah. Gejala penyakit hepatitis D bervariasi, dapat muncul sebagai gejala yang ringan (ko-infeksi) atau amat progresif.
Hepatitis E: Mematikan Bagi Ibu Hamil
Gejala mirip hepatitis A, demam pegel linu, lelah, hilang nafsu makan dan sakit perut. Penyakit akan sembuh sendiri ( self-limited ). Kecuali pada ibu hamil, terumata trismester ketiga, dapat mematikan. Penularan melalui minuman dan makanan yang terkontaminasi feces.
Hepatitis G, Gejala Serupa Hepatitis C
Penularan melalui transfusi darah jarum suntik.
dr. Ryan Thamrin
Sumber : Wanita Indonesia
Tags: Dr. Ryan Thamrin, hepatitis, wanita indonesia






Leave a Comment
You must be logged in to post a comment.