December 23, 2007

Penyakit Lever

Masalah :

Assalamualaikum.

Saya mempunyai teman dia baru saja periksa darah dan hasilnya untuk Faal hati (klo tidah salah) sekitar 281 yang seharusnya 34. itu apakah sudah termasuk terkena lever? Tapi kata dokternya perlu pemeriksaan lebih lanjut. Teman saya mengeluh pusing, klo bernafas agak nyeri.

Dan apakah termasuk penyakit hepatitis? Hepatitis yang mana?

Terima kasih.

Ulhaq

Jawaban :

Wa'alaikum salam Wr. Wb

Salam sehat, Mas Ulhaq. Semoga kita semua selalu diberikan ni'mat sehat, baik sehat jasmani maupun rohani. Sebelumnya kami mengucapkan Happy Eid Adha and the Days of Tasyrik. Taqobballahu minna wa minkum.

Penyakit hati atau radang hati (hepatitis) seringkali ditanyakan pada artikel ini. Semoga jawaban ini bisa sekaligus menjawab pertanyaan rekan para netter lainnya.

Uji Faal Hati atau fungsi Hati, biasanya diidentikkan dengan pemeriksaan Aspartate Aminotransferase (AST) yang di Indonesia sering disebut SGOT. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mengetahui apakah AST seseorang meningkat atau tidak. AST itu sendiri adalah salah satu enzim di hati. Tapi bisa juga keluar dari sel otot, sel darah merah atau dari lokasi lainnya. Namun dari penelitian, level AST akan meningkat 10 sampai 20 kali dari batasan normal pada penyakit hepatitis (radang hati) atau hepatotoxicity (keracunan hati).

Peningkatan ini, terjadi secara cepat (akut) yakni 1 - 2 hari setelah virus atau toksin masuk. Dan akan normal kembali pada hari ke-3 sampai hari ke-6 itupun jika kita berhasil mengatasi virus atau toksinnya. Contoh penyakit hati yang akut adalah Hepatitis A dan Hepatitis B.

Perlu diingat bila peningkatan AST hanya 3 atau 10 kali lipat dari nilai normal, tetaplah waspada. Apakah terjadi penyakit hati yang kronik, itu harus diperiksa lebih lanjut. Contoh penyakit hati yang kronik adalah Hepatitis C, Sirosis Hepatis (Gagal Hati), Kanker Hati, atau gara-gara minum alkohol atau keracunan obat.

Uji Faal Hati lain yang sering diperiksa adalah Alanine Aminotransferase (ALT) yang di Indonesia sering disebut SGPT. Enzim ini lebih spesifik dibandingkan AST. Enzim ini dikeluarkan di hati, ginjal dan otot. Enzim ini perlu juga diperiksa sebagai konfirmasi dari pemeriksaan AST. Bila ALT dan AST meningkat keduanya berarti memang sel hatilah yang rusak.

Hal ini ditunjukkan dengan adanya rasio AST/ALT, di mana bila nilainya kurang dari atau sama dengan 1, maka kemungkinan penyakitnya adalah akut. Namun bila nilainya lebih dari 1, kemungkinan penyakitnya adalah kronis.

Tapi, Mas Ulhaq, pemeriksaan lab. yang pernah kami jelaskan sebelumnya. Bahwa ia adalah pemeriksaan penunjang. Tetap Anamnesis dan pemeriksaan dokterlah yang menjadi rujukan Mas Ulhaq. Karena merekalah yang memeriksa langsung teman Anda.

Sedangkan untuk terapi atau pengobatan, Mas Ulhaq harus berkeyakinan bahwa tegak diagnosis dahulu baru lakukan pengobatan. Allah SWT selalu bersama kita. Wallahu a'lam bishshawab.

dr. Teguh Agus Santoso

Sumber : Eramuslim

Tags: , ,
Permalink • Print • Comment

Trackback uri

http://dhealthweb.com/hepatitis/penyakit-lever-210/trackback

Related Entries

Leave a Comment

You must be logged in to post a comment.