December 24, 2007

Hiponatremia pada Usia Tua

Masalah :

Assalamualaikum wr wb,

Dr. Zubairi, kali ini saya ingin berkonsultasi mengenai ibu saya. Seminggu yang lalu ibu saya (70 tahun) harus dibawa ke rumah sakit karena pingsan setelah jatuh dari kamar mandi. Sebelumnya ia mengeluh mengantuk. Di RS kemudian dilakukan CT-scan, disimpulkan tidak ada tulang yang patah dan tidak ada stroke. Ibu saya mempunyai darah tinggi sejak lima tahun terakhir ini, tekanan darahnya sebelum diberi obat dapat mencapai 190 per 100. Kemudian dari pemeriksaan laboratorium diketahui bahwa kadar natrium ibu saya sangat rendah (110), sehingga disimpulkan pingsan yang dialaminya adalah akibat kadar natrium rendah tersebut. Kemudian ibu saya diberi infus yang menurut dokter berisi cairan yang mirip dengan garam. Setelah dua hari, kondisinya membaik.

Yang ingin saya tanyakan:

Apakah natrium itu? Ibu saya direncanakan diberi kapsul garam (NaCl), padahal setahu saya penderita darah tinggi harus membatasi garam. Mengapa ibu saya justru akan diberi kapsul garam?

Wassalamualaikum wr wb

Budi, Bandung

 

Jawaban :

Assalamualaikum wr wb.

Natrium adalah salah satu zat yang ada di dalam tubuh kita, yang termasuk elektrolit. Sekadar informasi, elektrolit lain di tubuh kita adalah kalium dan chlorida. Salah satu fungsi elektrolit adalah menjaga stabilitas cairan tubuh. Bila kadar natrium kurang dari 135 mmol/l, kondisi ini disebut hiponatremia. Kadar natrium dinyatakan sebagai banyaknya natrium (mmol) per liter air. Hiponatremia dapat terjadi jika natrium banyak dikeluarkan dari tubuh atau jumlah air yang diserap tubuh meningkat.

Jika kadar natrium terlalu rendah, maka cairan di sirkulasi darah akan menjadi terlalu encer. Untuk menormalkan konsentrasi natrium, maka cairan akan pindah dari pembuluh darah ke sel-sel tubuh. Semakin rendah kadar natrium, semakin banyak cairan yang pindah. Akibatnya akan fatal jika terjadi di jaringan otak. Cairan yang menumpuk di sel-sel otak akan menyebabkan sel-sel otak bengkak. Akibatnya akan timbul gejala-gejala seperti mual, muntah, sakit kepala, dan mengantuk. Jika makin berat dapat terjadi penurunan kesadaran, pingsan sampai koma.

Orang berusia tua rentan terhadap hiponatremia, karena sering terjadi gangguan dalam proses pengaturan penyimpanan air dan keseimbangan natrium. Banyaknya air di tubuh diatur dengan mekanisme haus dan pengeluaran hormon tertentu (antidiuretic hormone, ADH). Pengaturan keseimbangan natrium terutama dilakukan oleh ginjal, selain itu juga dipengaruhi oleh kerja jantung dan tekanan darah.

Respons haus pada orang berusia lanjut, relatif berkurang dibandingkan usia muda. Peningkatan pengeluaran hormon ADH juga menyebabkan air banyak diserap di ginjal dan yang dikeluarkan melalui kencing menjadi berkurang. Pengaturan keseimbangan natrium pada usia tua, lebih diperberat lagi bila disertai dengan penyakit jantung dan ginjal.

Hiponatremia juga dapat terjadi jika terjadi pengeluaran natrium yang berlebihan, seperti pada muntah, diare, dan pemberian obat pelancar kencing (diuretika). Obat diuretik terkadang diberikan untuk terapi tekanan darah tinggi.

Sebagian besar, sekitar 60 persen, hiponatremia pada orang tua disebabkan karena gangguan pengeluaran hormon ADH. Gangguan ini sebagian terjadi akibat penyakit tertentu seperti kanker, pneumonia, alzheimer, dan diabetes atau penggunaan obat-obatan seperti diuretik, antirematik, antidepresi, karbamazepin, dan klorpropamid. Namun sebagian lagi tidak diketahui penyebab pastinya.

Oleh karena hiponatremia yang berat dapat berakibat fatal, maka perlu dicegah. Untuk itu harus dicari dahulu kemungkinan penyebabnya. Jika ada obat-obat yang selama ini dikonsumsi yang diduga berhubungan dengan terjadinya hiponatremia maka obat tersebut harus dihentikan. Tambahan asupan natrium dapat diberikan melalui kapsul NaCl tersebut. Selain itu, mungkin ibu Anda juga perlu membatasi minum, cukup 1 sampai 1,5 liter perhari.

Memang pada orang normal, terutama orang dengan tekanan darah tinggi, tidak dianjurkan mengonsumsi garam berlebihan. Namun, hiponatremi adalah kondisi khusus dimana orang tersebut memerlukan tambahan asupan garam dari luar. Untuk diketahui, tekanan darah dipengaruhi oleh banyak faktor, tidak hanya oleh keseimbangan natrium.

Prof dr Zubairi Djoerban SpPD KHOM

 

Sumber : Republika Online

Tags: , ,
Permalink • Print • Comment

Trackback uri

http://dhealthweb.com/hiponatremia/hiponatremia-pada-usia-tua-212/trackback

Related Entries

Leave a Comment

You must be logged in to post a comment.