February 12, 2008

Radiasi untuk Penderita Kanker Kelenjar Gondok (Tiroid) , Apa Maksudnya dan Apa Efek Sampingnya?

Tanya :

Dokter, saya wanita 52 tahun, menderita kanker kelenjar gondok (tiroid), sudah dilakukan operasi. Saya dianjurkan dokter untuk melanjutkan pengobatan ke Jakarta untuk dilakukan radiasi dengan Iodium radioaktif. Yang ingin saya tanyakan, apa maksud pengobatan tersebut, dan apa saja efek samping selama menjalani pengobatan tersebut. Mohon jawabannya. Terimakasih.

Ny. Meri, Pontianak

Jawab :

Seseorang yang menderita kanker kelenjar gondok atau kanker tiroid yang masih operabel (masih dapat dioperasi), pengobatannya adalah dengan cara operasi pengangkatan seluruh kelenjar tiroid tersebut kiri dan kanan beserta isthmus tiroid. Operasi ini biasa disebut tiroidektomi total. Bila kanker sudah menyebar ke kelenjar getah bening di daerah leher, maka operasi ditambahkan dengan pembersihan seluruh kelenjar getah bening di daerah leher tersbut, tindakan ini disebut radikal neck dissection.

Sesudah operasi tersebut, pasien masih harus melanjutkan terapi lanjutan, yaitu dengan pengobatan radioaktif iodin atau yodium radioaktif, dimana pengobatan ini hanya ada di beberapa kota di Indonesia. Di Pontianak belum ada fasilitas pengobatan ini, karena belum ada dokter ahli dan fasilitas kedokteran nuklir. Sehingga penderita harus dirujuk ke Jakarta atau kota besar lainnya yang sudah memiliki fasilitas tersebut.

Ada beberapa jenis radioterapi yaitu, radioterapi eksternal dan radioterapi internal. Pada radioterapi eksternal, menggunakan mesin yang akan mengeluarkan sinar radiasi pada tempat kanker yang diobati dan jaringan sekitarnya.

Radioterapi interna atau radioisotope Therapy, radioterapi diberikan melalui cairan infus yang kemudian masuk ke pembuluh darah atau dapat juga dengan cara menelannya. Contoh obat radioterapi melalui infus adalah metaiodobenzylguanidine (MIBG) untuk mengobati neuroblastoma, sedangkan yang melalui oral atau dengan cara ditelan adalah Iodine-131 untuk mengobati kanker tiroid.

Radioaktif iodine adalah salah satu isotop radioaktif. Jenis isotop yang digunakan dalam bidang kedokteran adalah I-123 dan I-131. Radioaktif ini berkonsentrasi dalam kelenjar tiroid sama seperti iodium pada umumnya, sehingga dapat digunakan untk diagnosis maupun pengobatan. Untuk diagnosa digunakan I-123, sedangakan untuk pengobatan yang bertujuan menghancurkan kelenjar tiroid adalah I-131. Radioaktif iodine yang tidak nerada di dalam tiroid akan segera dikeluarkan dari tubuh melalui kelenjar keringat dan urine.

Semua penderita kanker tiroid yang sudah dilakukan operasi, perlu menjalani follow up yang reguler untuk mengetahui ada kanker tiroid yang tersisa atau tidak dan bersifat persisten atau rekuren (kambuh), dan juga perlu dideteksi apakah ada penyebaran kanker ke tulang belakang dan lainnya dengan menggunakan scanning radioaktif.

Untuk tujuan menghancurkan sisa sel kanker tiroid yang masih ada, maka penderita akan diberikan Iodine 131 (I-131) dosis besar dengan dosis 30-200mCi.

Pada pengobatan dengan cara ini pasien akan diminta untuk tinggal di dalam ruang terisolasi selama 24 jam untuk menghindari paparan dengan orang lain.

Pada pelaksanaan pengobatan ini, I-131 ditelan dalam bentuk dosis tunggal dengan bentuk kapsul atau cair dan dengan cepat masuk ke dalam pembuluh darah saluran pencernaan, lalu masuk ke dalam kelenjar tiroid dan mulai menghancurkan kelenjar tiroidnya. Efeknya baru akan terlihat dalam jangka waktu satu sampai tiga bulan dengan efek maksimal tiga sampai enam bulan setelah pengobatan.

Efek samping dari terapi ini pada umumnya adalah timbulnya rasa nyeri setelah pengobatan dan pembengkakan kelenjar ludah, yang dapat diobati dengan obat-obatan yang diberikan oleh dokter yang menanganinya.

Seseorang yang sedang dalam pengobatan dengan I-131 ini sebenarnya diperbolehkan pulang ke rumah denngan catatan tidak boleh melakukan kontak yang terlalu dekat dan lama dengan orang lain untuk beberapa hari terutama wanita hamil dan anak-anak. I-131 akan keluar dari tubuh selama dua hari pertama pengobatan, terutama melalui urin, juga melalui kelenjar liur, kelenjar keringat, kelenjar air mata, sekresi cairan vagina dan feces. Akan lebih baik bila seseorang yang sedang menjalani terapi ini bersistirahat selama beberapa hari, terutama yang pekerjaan sehari-harinya kontak dengan anak-anak dan wanita hamil.

Secara ringkas, penderita kanker tiroid yang telah dilakukan operasi tiroidektomi total harus dilanjutkan dengan pengobatan:

1). 4-6 minggu setelah tiroidektomi total, dilakukan sidik seluruh tubuh untuk mencari sisa jaringan tiroid atau adanya metastasis di tempat lain.

a. Bila tidak ditemukan sisa jaringan tiroid atau metastasis ,langsung diberikan hormon tiroid.

b. Bila masih ada sisa jaringan tiroid atau metastasis, maka diberikan yodium 131 terlebih dahulu, baru satu minggu kemudian diberikan hormon tiroid.

2). 6 bulan kemudian dilakukan sidik tiroid / seluruh tubuh ulangan. Bila hasilnya tidak ditemukan metastasis ,maka hormon tiroid diberikan kembali. Namun bila ada metastasis, diberikan yodium 131 dulu baru kemudian diberikan hormon tiroid satu minggu sesudahnya.

3). Prosedur tersebut diulangi sampai tidak ditemukan lagi adanya metastasis , dan setelah itu sidik seluruh tubuh diulangi :

- setiap 6 bulan selama 2 tahun pertama.

- setiap tahun selama tiga tahun berikutnya.

- selanjutnya setiap 2-3 tahun sekali

Dr.Yusuf Heriady, Spb, SpBOnk

Semoga pertanyaannya sudah dapat terjawab, bila masih kurang jelas, atau diantara para pembaca ada yang ingin bertanya tentang masalah tumor dan kanker, dapat menghunbungi : HP 081321862268 / 0561-7535262 atau ke Pontianak Post atau ke Klinik Tumor dan Kanker Pontianak ( Klinik Rosye Jaya Medika) di Jl. A.R. Saleh (BLKI) No A-5, telp. 0561-583999.

Untuk Konsultasi :

1.Klinik Bedah Tumor/Onkologi RSUD Soedarso

2.Klinik Tumor dan Kanker Pontianak>>

 

Sumber : Pontianak Post Online

Tags: , ,
Permalink • Print • Comment

Trackback uri

http://dhealthweb.com/kanker/radiasi-untuk-penderita-kanker-kelenjar-gondok-tiroid-apa-maksudnya-dan-apa-efek-sampingnya-321/trackback

Related Entries

Leave a Comment

You must be logged in to post a comment.