November 23, 2007

Mekanisme Tes Kehamilan

Masalah :

Dokter, saya baru menikah 3 bulan yang lalu dan kini sudah hamil 1 bulan. Untuk mengetahui saya hamil atau tidak, saya menggunakan tes kehamilan yang tersedia di apotik. Ternyata, hasilnya positif. Saya lalu pergi ke dokter kandungan untuk memastikannya. Saya ingin tahu bagaimana mekanisme kerja  tes kehamilan sehingga bisa menduga hasil positif atau negatif hanya melalui urin. Mohon penjelasan.

Irawati  (25 tahun) di Jakarta Barat

 
Jawab:

Mekanisme kerja tes kehamilan melalui air seni adalah dengan menggunakan prinsip adanya ikatan antibodi antigen. Sebagai antigennya adalah adanya protein hormon beta hCG (hormon yang dihasilkan trofoblas/bagian plasenta) dan sebagai antibodi adalah antibodi yang dihasilkan binatang kuda yang disuntik hormon beta hCG.

Antibodi yang berupa protein ini dikloning pada bakteri E coli. Kemudian antibodi dalam jumlah tertentu ini, setelah direaksikan dengan zat tertentu yang akan berubah warna bila bereaksi dengan antigen, ditempelkan pada alat pemeriksa yang biasa dijual di pasar. Nah, kadar antibodi yang ada akan menentukan kepekaannya. Karena itu, di pasar ada dua macam kepekaan, yaitu 25 miu dan 50 miu.

Kepekaan ini yang menentukan pada hari ke berapa alat ini sudah peka untuk mendeteksi kehamilan. Sebagai contoh, untuk 25 miu, dapat mendeteksi kehamilan saat hari pertama mens berikut, sementara 50 miu perlu sepuluh hari terlambat.

Team Pengasuh

 

Sumber : Human Medicine network

Tags: , ,
Permalink • Print • Comment

Trackback uri

http://dhealthweb.com/kehamilan/mekanisme-tes-kehamilan-157/trackback

Related Entries

Leave a Comment

You must be logged in to post a comment.