November 13, 2007
Menilai Masa Subur
Menilai Masa Subur
Masalah :
Saya karyawati berusia 33 tahun dan baru menikah 4 bulan lalu. Saya ingin cepat mempunyai anak. Bisakah saya menilai kapan masa subur saya? Apakah tanda-tandanya?
Neli (33 tahun) di Tangerang
Jawab:
Tanda-tanda klinis masa subur hampir-hampir tidak ada.
Namun, ada empat cara untuk mengetahui masa subur diantaranya :
- Mengukur suhu basal tubuh tiap pagi sesaat bangun tidur sebelum melakukan kegiatan apapun dengan menggunakan termometer khusus. Yaitu, termometer yang hanya mengukur pada suhu 36 – 38 C. Jika dijumpai lonjakan 0,5 – 1 C, sangat mungkin telah terjadi ovulasi. Namun, cara ini kurang akurat karena banyak dipengaruhi banyak hal seperti : disiplin, infeksi, aktivitas malam sebelumnya.
- Mengukur kadar hormon luteinisasi (LH) di urin tapi cara ini mahal
- Mengukur kadar hormon estrogen di ludah. Cara ini juga mahal
- Menghitung hari ovulasi, yaitu 14 hari sebelum haid yang berikut.
Sumber : Human medicine network
berat badan saat hamil
Masalah :
Saya ibu rumah tangga berusia 27 tahun. Saat ini, saya hamil 2 bulan. Saya ingin bertanya: berapakah pertambahan berat badan normal pada perempuan hamil di usia kehamilan 9 bulan? Lalu, apa dampaknya bila berat badan kurang dari normal atau lebih dari normal?
Rizky Nasution (27 tahun) di Jakarta Timur
Jawab:
Dari hasil penelitian yang dilakukan para ahli, ternyata pertambahan berat badan selama hamil tak sensitif untuk meramalkan normal atau tidaknya kehamilan. Jadi, jangan terlalu berlebihan. Hadapilah kehamilan sebagai suatu proses hidup alami. Prinsipnya, makan saat lapar dan berhenti sebelum kenyang.
Sumber : Human medicine network
Tags: Human Medicine Network, Kehamilan, Team Pengasuh






Leave a Comment
You must be logged in to post a comment.